Selasa, 21 Juni 2011

‘’Prolaps Tali pusat’’



 ‘’Prolaps Tali pusat’’

a.    Definisi
Prolaps tali pusat merupakan salah satu kasus kegawatdaruratan dalam bidang obstetri. Prolaps tali pusat merupakan penyulit di dalam persalinan. Walaupun prolaps tali pusat bukan suatu malpresentasi, keadaan ini lebih mungkin terjadi pada malpresentasi atau malposisi janin.
Tali pusat mungkin terdapat di dalam tonjolan cairan amnion, atau dikatakan presentasi tali pusat (tali pusat terkemuka), atau mungkin mengalami prolaps dan berada di depan bagian presentasi janin setelah membran ruptur (dikatakan penumbungan tali pusat). Yang menjadi masalah pada prolaps tali pusat adalah tali pusat terletak di jalan lahir di bawah bagian presentasi janin, dan tali pusat terlihat pada vagina setelah ketuban pecah.
Tali pusat lebih mungkin mengalami prolaps jika ada sesuatu yang mencegah bagian presentasi janin di segmen bawah uterus atau penurunannya ke dalam panggul ibu. Presentasi tali pusat jarang terdiagnosis, sehingga memerlukan pemeriksaan yang teliti. Pemeriksaan ini harus dilakukan pada semua kasus persalinan, seperti pada persalinan preterm atau jika terdapat malpresentasi atau malposisi janin.
Pembagian Prolaps Tali Pusat
Tali pusat menumbung disebut juga prolapsus funikuli adalah jika tali pusat teraba keluar atau berada di samping dan melewati bagian terendah janin di dalam jalan lahir, tali pusat dapat prolaps ke dalam vagina atau bahkan di luar vagina setelah ketuban pecah.
Tali pusat terdepan disebut juga tali pusat terkemuka yaitu jika tali pusat berada di samping bagian besar janin dapat teraba pada kanalis servikalis, atau lebih rendah dari bagian bawah janin sedang ketuban masih intak atau belum pecah.
Occult prolapse adalah keadaan dimana tali pusat terletak di samping kepala atau di dekat pelvis tapi tidak dalam jangkauan jari pada pemeriksaan vagina.
Tali pusat menumbung (prolapsus funikuli) secara langsung tidak mempengaruhi keadaan ibu, sebaliknya sangat membahayakan janin karena tali pusat dapat tertekan antara bagian depan janin dan dinding panggul yang akhirnya menimbulkan asfiksia pada janin
Bahaya terbesar pada presentasi kepala, karena setiap saat tali pusat dapat terjepit antara bagian terendah janin dengan jalan lahir dapat mengakibatkan gangguan oksigenasi janin. Pada tali pusat terdepan, sebelum ketuban pecah, ancaman terhadap janin tidak seberapa besar, tetapi setelah ketuban pecah, bahaya kematian janin sangat besar.

b.    Etiologi
Kondisi obstetri dimana pintu atas panggul tidak sepenuhnya ditempati dengan bagian terendah janin akan memudahkan terrjadinya prolap tali pusat terutama pada :
·         Presentasi bokong tidak sempurna(letak kaki)
·         Kelainan letak (presentasi lintang)
·         Hidramion
·         Prematur
·         Pertumbuhan janin terhambat
Faktor prediposisi
·         Tali pusat yang panjang
·         Amniotomi
c.    Diagnosis
·         Melihat tali pusat di luar vulva
·         Di tegakkan dengan periksa dalam
-       Bila ketuban pecah dengan bagian terendah yang masih tinggi.          
d.    Komplikasi
Ø  Gawat janin
Ø  Infeksi intra partum
Ø  Partus prematurus
e.    Penatalaksanaan
Pada kasus prolapsus talipusat, waktu sangat bernilai sehingga tidak boleh disia siakan.
Bila tali pusaat masih, maka janin harus segera dilahirkan. Bila dilatasi servik sudah lengkap, persalinan diakhiri dengan ekstraksi cunam atau ekstraksi vakum. Bila tidak mungkin, persalinan diakhiri dengan sectio caesar.
Ingat : tali pusat tidak berdenyut tidak berarti janin sudah mati.
Bila janin sudah mati, persalinan tidak perlu tergesa-gesa dan persalinan dapat berlangsung pervaginam secara spontan.
               
Gb. prolap tali pusat                                                                   







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar